Anda sedang mencari inspirasi resep Hokkaido Milk Bread yang unik? Cara membuatnya memang susah-susah gampang. Jika keliru mengolah maka hasilnya tidak akan memuaskan dan justru cenderung tidak enak. Padahal Hokkaido Milk Bread yang enak harusnya sih memiliki aroma dan rasa yang mampu memancing selera kita.
Banyak hal yang sedikit banyak berpengaruh terhadap kualitas rasa dari Hokkaido Milk Bread, mulai dari jenis bahan, selanjutnya pemilihan bahan segar, sampai cara membuat dan menyajikannya. Tidak usah pusing kalau ingin menyiapkan Hokkaido Milk Bread enak di rumah, karena asal sudah tahu triknya maka hidangan ini dapat jadi suguhan spesial.
Adapun jumlah porsi yang bisa dihidangkan untuk membuat Hokkaido Milk Bread adalah 16 potong. Jadi pastikan porsi ini cukup untuk dihidangkan untuk anda sendiri maupun keluarga tersayang.
Oh ya untuk tambahan saja, waktu yang diperlukan dalam memasak Hokkaido Milk Bread diperkirakan sekitar 4 hours.
Nah, kali ini kita coba, yuk, variasikan Hokkaido Milk Bread sendiri di rumah. Tetap dengan bahan yang sederhana, sajian ini bisa memberi manfaat dalam membantu menjaga kesehatan tubuh kita. Anda bisa membuat Hokkaido Milk Bread memakai 12 jenis bahan dan 11 langkah pembuatan. Berikut ini cara dalam membuat hidangannya.
This bread is really soft, bouncy, and taste really good.
Bahan-bahan dan bumbu yang perlu dipersiapkan untuk membuat Hokkaido Milk Bread:
- 250 gr Tepung Protein Tinggi (saya pakai Komachi), yg sudah diayak
- 40 gr Gula Halus, yg sudah diayak
- 3 gr Himsalt
- 30 gr Butter Unsalted (merk Anchor), suhu ruang
- 1 butir Telur (kocok lepas)
- 185 Susu Cair UHT (merk Greenfields Low Fat), suhu ruang atau hangat
- 3 gr Fermipan
- 1 sdm Cocoa Powder (merk Van Houten), yg sudah diayak
- Isian (optional)
- secukupnya Chocolate Chips Semisweet (merk Ceres)
- potong dadu Keju Cheedar (merk Kraft) secukupnya
- secukupnya Selai Nanas Homemade
Langkah-langkah untuk membuat Hokkaido Milk Bread
1
Siapkan wadah, campur tepung terigu, gula halus, garam lalu aduk. Siapkan gelas kecil, aktifkan ragi (susu cair & fermipan). Semua bahan tadi, sisihkan.
2
Tuang campuran susu & fermipan ditengah campuran tepung terigu (sisakan sekitar 50 gr) lalu mixer sampai setengah kalis. Masukkan telur secara bertahap & tambahkan butter sampai habis ke tengah adonan.
3
Apabila memakai pasta pewarna, campur pasta pada saat adonan 1/2 kalis. Timbang adonan dulu supaya sama beratnya. Lanjutkan mixer sampai adonan window pane. Window pane adalah adonan yg sudah tidak lengket & adonan tidak mudah robek ketika ditarik.
4
Lalu bulatkan & rapikan adonan, pindahkan ke wadah & tutup menggunakan lap basah bersih/plastic wrap selama 40-60 menit (resting pertama) sampai adonan terlihat mengembang 2x lipat.
5
Saya tidak pakai semua terigu, kalau dirasa adonan terlalu kering bisa ditambah susu sedikit atau kalau adonan masih terasa lengket bisa ditambah sedikit terigu. Khusus campuran susu & tepung dimasukkan secara bertahap ketika diuleni.
6
Setelah adonan istirahat, tekan adonan ditengah supaya angin keluar & sedikit pukul. Bagi adonan menjadi 4 bagian.
7
Kemudian bagi lagi adonan menjadi 16 bagian & timbang beratnya supaya setiap bagian sama. Lalu beri isian sesuai selera & bulatkan. Ulangi sampai semua adonan habis. Pastikan permukaan adonan licin & tidak berkerut supaya hasilnya bagus.
8
Kemudian letakkan adonan diloyang (beri sedikit jarak setiap adonan yg sudah dibulatkan) yg sudah diolesi mentega & diberi baking paper. Tutup kembali dengan plastic wrap selama 40-50 menit & taruh ditempat hangat sampai adonan terlihat mengembang 2x (resting kedua).
9
Sambil menunggu, panaskan oven dengan api atas bawah (suhu 200 derajat). Tabur adonan yg sudah mengembang dengan terigu (pakai saringan) & panggang dengan api atas bawah suhu 200 derajat selama 15 menit (sesuaikan oven masing2). Kemudian balik loyang & turunkan suhu menjadi 185 derajat selama 15 menit sampai berubah kecoklatan & matang.
10
Setelah matang, keluarkan dari oven & dinginkan. Lalu lepas baking paper.
11
Sajikan hangat. Tekstur sangat lembut. Berhubung selera, permukaan atas roti saya beri olesan butter ketika masih panas.