Anda sedang mencari inspirasi resep Japanese Milk Bread yang unik? Cara membuatnya memang susah-susah gampang. Jika keliru mengolah maka hasilnya tidak akan memuaskan dan justru cenderung tidak enak. Padahal Japanese Milk Bread yang enak harusnya sih memiliki aroma dan rasa yang mampu memancing selera kita.
Banyak hal yang sedikit banyak berpengaruh terhadap kualitas rasa dari Japanese Milk Bread, mulai dari jenis bahan, selanjutnya pemilihan bahan segar, sampai cara membuat dan menyajikannya. Tidak usah pusing kalau ingin menyiapkan Japanese Milk Bread enak di rumah, karena asal sudah tahu triknya maka hidangan ini dapat jadi suguhan spesial.
Nah, kali ini kita coba, yuk, variasikan Japanese Milk Bread sendiri di rumah. Tetap dengan bahan yang sederhana, sajian ini bisa memberi manfaat dalam membantu menjaga kesehatan tubuh kita. Anda bisa membuat Japanese Milk Bread memakai 15 jenis bahan dan 13 langkah pembuatan. Berikut ini cara dalam membuat hidangannya.
Penasaran banget ama roti yg lagi viral ini☺️☺️☺️ selain warnanya yg unyu2 ternyata rasanya juga mantap, lembuuut banget meskipun tanpa telur dan juga wangi🤗🤗🤗 #WeekendChallenge #SeptemberCeria
Bahan-bahan dan bumbu yang perlu dipersiapkan untuk membuat Japanese Milk Bread:
- Bahan A :
- 500 gram tepung pro tinggi
- 80 gram gula halus
- 2 gram bread improver (me : bakerine plus)
- 1/4 sdt essence vanilli susu (merk : L`arome)
- Bahan B :
- 300 ml susu full cream hangat (suam2 kuku)
- 1 sdm gula halus (diambil dr bahan A)
- 2,5 sdt ragi Permifan
- 2 sachet SKM
- Bahan C :
- 50 gram butter/margarin
- 1/2 sdt garam
- sesuai selera Pewarna makanan
- Isian : selai blueberry, strawberry atau coklat
Langkah-langkah untuk membuat Japanese Milk Bread
1
Campur bahan B kecuali SKM aduk rata dan diamkan sampai berbuih kurleb 5 - 10 menit.
2
Dalam wadah besar campur bahan A aduk rata + SKM dan bahan B aduk sampai bahan tercampur rata dan menyatu.
3
Kemudian masukkan bahan C aduk sampai adonan menjadi kalis dan simpan adonan kurleb 30 menit atau sampai adonan mengembang 2 x lipat, tergantung suhu ruang masing2.
4
Setelah adonan mengembang 2 x lipat lalu kempiskan adonan dan bagi adonan menjadi 2 atau 4 bagian sama rata dan setiap bagian diberi masing2 pewarna sesuai selera.
5
Pipihkan adonan dan isi dengan bahan isian sesuai selera lalu bentuk adonan bulat2 lalu susun adonan ke dalam loyang yg sudah diolesi margarin dan kertas roti dan simpan kembali adonan kurleb 45 menit.
6
Kemudian taburi permukaannya tipis2 dengan tepung lalu panggang dalam oven yg sudah dipanaskan terlebih dahulu kurleb 15 - 20 menit menurut oven masing.
7
Dan ini dia hasil roti yg sudah matang, tidak kempes dan tetap menul2 😊😊😊
8
NOTE : jika suhu ruangan kita dingin (musim hujan) kita bisa memproofing adonan dengan cara menghangatkan oven (cukup sampai hangat saja tidak terlalu panas) lalu matikan apinya dan masukkan adonan kita ke dalam oven dengan ditutup kain/serbet.
9
Bagi yg tidak menggunakan mixer untuk mendapatkan hasil roti yg berserat halus, uleni adonan sampai kalis elastis dengan teknik seperti mencuci pakaian😁 adonan didorong ke depan dan ditarik ke belakang 😄😄😄 lakukan sampai adonan tidak lengket lagi ditangan.
10
Bagi bunda2 yg menggunakan mixer roti, campur semua bahan kering jadi satu (pastikan raginya masih aktif) kemudian tambahkan susu cair dingin (dari kulkas) & SKM aduk sampai tercampur rata, terakhir masukkan margarin & garam aduk sampai kalis elastis. Penggunaan susu dingin ini berguna untuk menstabilkan suhu panas pada saat pengadukan menggunakan mixer.
11
Pada saat pemberian warna pada adonan sebaiknya adonan yg belum diberikan warna (menunggu giliran) di tutup dgn kain/serbet dan disimpan ke dalam kulkas, begitu juga dengan adonan yg sudah selesai diberi warna dan isian. Hal ini kita lakukan agar adonan roti tidak over fermentasi dan pada saat semua adonan selesai kita kerjakan roti kita dapat mengembang sama rata (untuk fermentasi terakhir).
12
Pada saat memanggang roti bagi yg menggunakan oven tangkring letakkan adonan roti di bagian rak tengah dan bagian paling bawah oven letakkan air dalam wadah yg anti panas seperti alumunium. Hal ini dilakukan agar hasil panggangan kita merata dan tidak terlalu kering nantinya.
13
Setelah roti matang keluarkan dari cetakan dan dinginkan. Setelah dingin masukan roti ke dalam wadah seperti plastik kemas ataupun Tupperware agar roti tidak kering.